Thursday, March 12, 2015

Di Masa Depan Iran Terjunkan Prajurit Robot Untuk Berperang

Ketika negara Islam Iran di masa depan akan berperang, yang maju tak hanya prajurit manusia namun juga ‘prajurit’ robotika.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Komandan Angkatan Darat Iran, Letnan Jenderal Ahmad Reza Pourdastan. Berdasarkan sumber berita asal Iran, Fars News Service, penggunaan teknologi mumpuni itu dianggap cukup menakutkan.


Di Masa Depan Iran Terjunkan Prajurit Robot Untuk Berperang

Pourdastan mengatakan, Self-Sufficiency Jihad Organization bergabung dengan tentara AD Iran sedang mengembangkan robot perang tersebut yang dikabarkan akan mampu menjalankan berbagai tugas.

Walau belum banyak informasi mengenai kehebatan robot perang ini, berdasarkan perkiraan robot canggih Iran akan dilengkapi dengan sejata mesin apik berukuran 7,62 mm, misil atau roket yang bakal dikendali dari jauh (remote controlled), serta thermal camera yang mampu beroperasi di kondisi malam.


Robot perang Iran ini dikabarkan akan dibekali kemampuan operasi dengan jarak lima sampai tujuh kilometer.

Kantor berita CNN sempat mewartakan, kemunculan robot di medan perang modern telah terjadi secara cepat.

Saat Amerika Serikat menyerbu Irak lebih dari sepuluh tahun yang lalu, AS hanya menggunakan sistem drone di udara dan tak ada teknologi mumpuni untuk pertahanan darat.

Kini, inventaris pertahanan udara AS sudah mencapai sekitar tujuh ribu drone helikopter seperti jenis Predator and Reaper.

Tentara AS kemudian mencobakan robot perang untuk pertahanan darat dan sekarang sudah mencapai angka 12 ribu, salah satunya iRobot PackBots yang digunakan untuk pemboman Afganistan. Lalu tahun lalu, pihak AS berharap robot pada akhirnya bisa menggantikan seperempat tentara manusia pada pertengahan abad mendatang.

Sementara di Suriah, penentang pemerintahan Bashar al-Assad pada 2013 silam juga menggunakan robot bersenjata mesin yang dikendalikan dari jauh untuk memantau tanpa membahayakan manusia. (CNN Indonesia)

Wednesday, March 11, 2015

Banyak yang tidak tahu point senyum indosat


Keuntungan
Keuntungan
Keuntungan

Seluruh Pelanggan Indosat akan mendapatkan POIN SENYUM yang berasal dari Isi ulang pulsa IM3 dan Mentari atau pembayaran tagihan bulanan Matrix untuk pelanggan pascabayar.

Kumpulkan Poin Senyum dengan isi ulang IM3/Mentari atau bayar tagihan Matrix dan tukarkan dengan gratis SMS, gratis telepon, diskon kuliner, voucher shopping, dll.

Cara mengecek poin senyum indosat :

1. Via SMS

- REGISTRASI
       
Ketik SENYUM
SMS ke 7887
(Tarif Rp 25)    

- CEK POIN

Ketik Poin
SMS ke 7887
  
- TUKAR POIN

Ketik PAN
SMS ke 7887

2. Via Telfon

- REGISTRASI         

Tekan
*123*7*8*3#   

- CEK POIN

 Tekan
*123*7*8*1#    

- TUKAR POIN

Tekan
*123*7*8*2#


Keterangan:
Pada saat pelanggan melakukan registrasi Poin Senyum maka pelanggan mendapatkan poin registrasi sebanyak 100 poin untuk pelanggan IM3 & Mentari dan 150 poin untuk pelanggan Matrix

Bagi yang tidak tahu poin senyumnya masing-masing, silahkan cek dengan cara diatas dan tukarkan segera poinnya.

Info lengkap : http://indosat.com/id/personal/prabayar/mentari/mentari-poin-senyum

Monday, March 9, 2015

Teknologi Anti Sadap Buatan Dalam Negeri

PT Indoguardika Cipta Kreasi mengenalkan berbagai produk komunikasi dan informasi anti sadap pada Indodefence Expo, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (5/11).

Badan Usaha Milik Swasta yang bergerak di bidang industri pertahanan nasional ini, memperkenalkan produk salah satunya adalah produk Cyber Defence Teknologi Anti Sadap untuk komunikasi via jaringan mobile, kabel, maupun data internet.


Teknologi Anti Sadap Buatan Dalam Negeri

"Kami pamerkan ke publik produk unggulan  anti sadap layanan pesan pendek atau SMS Guard, suara atau Voice Guard, pesan instan atau Chat Guard dan telepon PSTN atau TiO Guard," kata Managing Director PT ICK, Dahniar Wisnu Paramita, di Booth D187, Hall D, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dahniar menjelaskan, diantara keempat produk yang dipamerkan, tiga diantaranya merupakan produk baru yang  diluncurkan di perhelatan akbar pameran teknologi internasional itu. Tiga produk baru  tersebut Voice Guard, Chat Guard dan Tio Guard. "Menyusul tahun depan  kita luncurkan layanan antisadap Email Guard dan VPN (Virtual Private Network) Guard," ujarnya.


Sementara layanan SMS Guard sendiri sudah bisa dinikmati publik sejak tahun lalu. Semua produk teknologi keamanan komunikasi dan sistem informasi tersebut asli buatan karya anak bangsa.

“Kami kumpulkan para ahli kriptografi, IT security, mobile web developer, dan manufaktur perangkat keras berenkripsi asli Indonesia untuk mengembangkan produk komunikasi aman anti sadap,” papar Dahniar.

Research and Production Director ICK Sujoko menjelaskan teknologi anti sadap perusahaan IT Security ini  sudah berstandar internasional. Algoritma, protokol, key management, aplikasi dan hardware berenkripsi yang dikembangkannya selain untuk kepentingan pemerintahan sipil, bisa dimodifikasi untuk kepentingan militer.

“Untuk kepentingan pemerintahan sipil misalnya, teknologi kami dapat dikembangkan dan diimplementasikan untuk melindungi keamanan data program e government. Sementara untuk militer, teknologi anti sadap tersebut mendukung jalur komunikasi aman  personel militer maupun kepentingan operasi via jaringan mobile, kabel, maupun jalur data. Semuanya untuk mendukung konsep cyber defence Indonesia,” ujar Sujoko. (JPNN)

Ilmuan Ubah Air Kencing Jadi Sumber Listrik Abadi

Ilmuwan Universitas Bristol dan Oxfam, berhasil menciptakan alat daur ulang air kencing menjadi energi listrik. Alat berbentuk tiolet memanfaat kan teknologi microbial fuel cell (MFC).

Menurut sang pencipta, profesor Ioannis Ieropoulos, teknologi MFC menggunakan bakteri pemakan urin untuk bisa menghasilkan listrik. Bakteri tadi akan mengonsumsi urin dan menghasilkan energi dalam bentuk listrik. Lalu, listrik yang dihasilkan disimpan dalam baterai khusus.


Ilmuan Ubah Air Kencing Jadi Sumber Listrik Abadi

"MFC bekerja dengan memakan urin, hal ini diperlukan untuk pertumbuhan bakteri di dalamnya. Teknologi ini termasuk teknologi ramah lingkungan yang tidak membutuhkan bahan bakar atau menghasilkan zat sisa yang berbahaya," ujar profesor Ieropoulos, Daily Mail (05/03).


Kedepannya, pengguna toilet bisa melihat listrik yang disimpan dalam toilet lewat sebuah monitor sederhana. Bahkan, pengguna kelak bisa mengisi daya smartphone langsung di toilet.

Dan karena menggunakan kencing, teknologi ini bisa terus digunakan selama ada manusia yang butuh ke toilet. Alhasil, banyak ilmuwan yang menyebut ini adalah teknologi penghasil listrik abadi.

Teknologi MFC pun sangat murah. Hanya dibutuhkan dana Rp 20 ribu untuk membuat MFC skala kecil yang bisa diaplikasikan di berbagai toilet di seluruh dunia.



Sumber : Merdeka.com

Thursday, March 5, 2015

Skyprowler Pesawat yang tak butuh Landasan Pacu

Perusahaan Arizona Amerika Serikat mengembangkan pesawat terbang dengan konsep dan teknologi terbaru. Pesawat ini tidak membutuhkan landasan pacu seperti layaknya helikopter.

Pesawat yang diberi nama Skyprowler ini memiliki empat baling-baling horizontal sehingga memungkinkan pesawat untuk lepas landas dan mendarat scara vertikal, dan akan melayang-layang diudara. 


Skyprowler Pesawat yang tak butuh Landasan Pacu

Menurut pihak Arizona, hal tersebut akan membuka penerbangan ke berbagai medan yang lebih luas, dari halam belakang dan tahan kasar, hingga dari kapal laut.


Baling-baling yang terletak pada kedua sisi sayap pesawat serta bagian ekor akan membantu mengangkat pesawat untuk terbang, sehingga kemungkinan tidak memerlukan landasan pacu. Mereka mengklaim, kecepatan pesawat ini bisa mencapai 83 mph atau setara 134 km/jam. (PR)

Lensa Kontak untuk Jadi "Superhero"

Sebuah teknologi lensa kontak yang dikembangkan oleh ilmuan Swiss diklaim mamu memberikan visibilitas penggunanya layaknya pahlawan super. Lensa kontak tersebut akan siap digunakan dalam kurun waktu dua tahun kedepan.

Lensa Kontak untuk Jadi "Superhero"
Telescopic Contact Lenses | foto : nbcnews
Lensa kontak ini memungkinkan penggunakanya untuk memperbesar objek yang dilihatnya hanya dengan mengedipkan mata. Pembesaran gambar yang diijinkan sampai tiga kali lipat.

Lensa kontak ini memiliki dua bagian. Cincin bagian dalam berfungsi sebagai pengatur penglihatan normal. Sementar itu, cincin bagian luarnya dapat digunakan untuk memperbesar pandangan hingga 2,8 kali.

Sistem Kerja Telescopic Contact Lens

Sebuah kedipan yang dilakukan oleh mata kanan pemakainya, akan mengaktifkan fungsi zoom (memperbesar). Sementara itu jika penggunanya mengedipkan mata sebelah kiri akan mengembalikan pandangan kedalam kondisi normal. 

Lensa Kontak untuk Jadi "Superhero"
Telescopic Contact Lenses | foto : nbcnews

Sang pencetus, Erik Temblay dari Swiss Federal Institut of Technology mengatakan, "timnya berharap teknologi ini akan bisa memenuhi harapan para penyandang tunanetra dan degenerasi makula terkait usia.  Kami berharap penelitian ini pada akhirnya akan mewujudkan suatu alat yang bisa menjadi pilihan pagi para penderita kelainan tersebut," ujar Eric seperti dkutip Ibtimes. (PR)

Perangi Kangker Google Ciptakan Kulit Manusia Buatan

Bertekad perangi kangker Google baru-baru ini membuat terobosan baru dibidang kesehatan, yakni dengan menciptakan kulit manusia palsu. Di masa depan, kulit manusia hasil rekayasa ini diklaim dapat menyelamatkan banyak nyawa.

Perangi Kangker Google Ciptakan Kulit Manusia Buatan

Salahsatu departemen Google, Google X yang dikhususkan untuk membuat terobosan baru dibidang teknologi, mendesain sebuah nanopartikel yang mampu mendeteksi sel kangker. Zat nanopartikel tersebut akan dimasukan kedalam tubuh melalui pil dan menempel pada partikel kangker yang mungkin dimiliki. Setelah itu partikel akan berjalan memalui pembulu darah, lalu kembai ke pergelangan tangan. Partikel kangker tersebut akan menyampaikan informasi melalui gelang dalam bentuk cahaya.

Mengantisipasi perbedaan kulit yang dimiliki setiap orang Google pada akhirnya membuat lengan palsu dengan kulit buatan sebagai senjata untuk membantu  partikel kangker tersebut melewati kulit. 

Menurut Kepala Google Life Science, Andrew Conrad diharapkan lengan palsu ini dapat dikembangkan sepenuhnya dalam hitungan tahun. "Memang terdengar aneh zat nanopartikel berenang disekitar tubuh Anda dan mampu berkomunikasi dengan gelang. Namun, lebih aneh lagi jika Anda membiarkan sel-sel kangker mengembang melalui tubuh yang terus mencoba untuk membunuh Anda," ujar Conard sepertidilansir laman PCAutority. (PR)